Wisata Petualangan di Gunung Rinjani

Pernah mengunjungi Pulau Lombok? Yang pernah pastinya tahu dunk, Gunung Rinjani? Gunung Rinjani merupakan gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia setelah Gunung Kerinci yang berada di tanah Sumatera. Gunung yang berlokasi di Lombok, Nusa Tenggara Barat dan memiliki ketinggian sekitar 3.726 meter dari permukaan laut ini telah sejak lama menjadi incaran pecinta petualangan alam bebas. Jika kamu berjiwa petualang belum lengkap rasanya jika tidak mencoba merasakan sensasi mendaki di gunung yang sudah terkenal akan pesona alamnya ini. Menurut data setiap tahunnya Gunung Rinjani dikunjungi ribuan wisatawan asing dan domestik yang penasaran untuk menyaksikan keindahan alamnya.

wisata petualangan gunung rinjani 


Jika diantara kamu ada yang berencana mendaki gunung ini disarankan mengambil rute Sembalun Lawang karena selain biayanya murah juga tersedia akses transportasi yang sangat memadai. Jika datang dari Pelabuhan Lembar bisa segera menuju terminal bus di Kota Mataram untuk selanjutnya dengan kendaraan minibus melanjutkan perjalanan ke Aik Mel dengan waktu tempuh kurang lebih satu jam. Dari Aik Mel perjalanan selanjutnya yaitu menuju pos pendakian Sembalun Lawang. Jika kamu datang dari Bandara Internasional Lombok, setelah mendarat bisa langsung menempuh perjalanan dari BIL menuju Selong, Lombok Timur dengan menggunakan kendaraan umum. Lalu dari Selong ke Masbagik menuju Pasar Aik Mel, Lombok Timur. Terakhir, dari Pasar Aik Mel baru kemudian menuju Sembalun.

Sebelum proses pendakian Gunung Rinjani, wisatawan diwajibkan mendaftarkan diri terlebih dahulu di pos pendakian sambil mendengarkan himbauan dari penjaga setempat untuk keselamatan para wisatawan atau turis yang hendak mendaki. Bagi yang membutuhkan peralatan pendakian standar untuk medan yang tidak terlalu berat wisatawan bisa menyewanya dan bagi yang ingin lebih aman bisa juga menyewa guide lokal dan porter untuk membawakan perbekalan.




Medan pendakian di daerah Rinjani terdiri dari padang sabana yang luas dan berbukit-bukit serta tandus. Di beberapa lokasi terhampar rumput ilalang lebat serta sejumlah pos peristirahatan tersedia untuk berkemah dan untuk keperluan MCK darurat. Semakin menuju ke puncak gunung, perjalanan juga makin melelahkan karena medan yang semakin terjal. Setelah menempuh sekitar 7 jam perjalanan mendaki sampailah di pelawangan atau punggungan gunung yang menjadi pos pendakian terakhir sebelum menuju puncak. Lokasi ini persis berada di lereng penyangga Danau Segara Anakan sehingga sambil beristirahat pada pendaki bisa menikmati keindahan danau yang menakjubkan.

Dari pos pendakian terakhir ini para pendaki memiliki dua pilihan apakah hendak melanjutkan perjalanan ke puncak dengan waktu tempuh kurang lebih 3-5 jam atau langsung turun ke arah danau. Keduanya mempunyai medan pendakian yang curam dan menegangkan. Jika menuju arah danau maka ada beberapa aktivitas menyenangkan yang bisa dilakukan seperti memancing, bakar ikan atau berendam di kolam belerang alami yang terdapat di sekitar danau.

Pesona yang dimiliki oleh Gunung Rinjani dengan keindahan danau dan alamnya tidak diragukan lagi telah menjadi daya tarik yang mampu memikat minat para wisatawan mancanegara maupun nusantara untuk berkunjung. Kamu tertarik wisata petualangan ke Gunung Rinjani?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar